Indonesia disebut masih kekurangan mushaf Alquran. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Bidang Pentashihan Mushaf Alquran Lajnah Tashih Mushaf Alquran Kementerian Agama, Deni Hudaeny. Ada beberapa penyebab yang membuat hal itu terjadi.
Seperti dilansir republika.co.id pada 29/4/21, meskipun penduduk Muslim di Indonesia ada sekitar 200 juta orang, namun jumlah Alquran yang dicetak setiap tahunnya masih jauh di bawah jumlah yang dibutuhkan.
Kepala Bidang Pentashihan Mushaf Alquran Lajnah Tashih Mushaf Alquran Kementerian Agama, Deni Hudaeny, menjelaskan berdasarkan data pengajuan pentashihan ke Lajnah pada tahun 2020, jumlah mushaf Alquran yang akan dicetak penerbit jumlahnya adalah 10.327.600 eksemplar.
“Data itu adalah untuk cetak mushaf yang baru. Tapi teman-teman penerbit juga melakukan cetak ulang yang jumlahnya sekitar 10 juta di tahun yang sama.” ujar Deni kepada Republika.co.id, Kamis (29/4).