Melalui program Gemar Pedalaman, kami hadir dengan misi membawa perubahan nyata ke pelosok negeri. Program ini dirancang berdasarkan riset lapangan dan studi kasus nyata, seperti:
Di sebuah desa pedalaman di Nusa Tenggara, hanya 1 dari 20 rumah yang memiliki mushaf Al-Qur'an dalam kondisi layak.
Di Kalimantan Barat, para mualaf terpaksa menggunakan air sungai yang tercemar untuk kebutuhan sehari-hari karena ketiadaan sumber air bersih.
Di Aceh Singkil, seorang santri mualaf harus berjalan 10 km setiap minggu hanya untuk mendapatkan sembako dari masjid terdekat.